Dalam kehidupan pergantian adalah sesuatu yang tidak bisa dhindari. Suka tidak suka senang tidak senang pasti akan terjadi, dan akan terjadi pada siapapun. Termasuk adanya pertemuan pasti akan pula perpisahan. Dan semua itu mestinya kita maknai yang positif, dan dibalik semua itu pasti ada hikmahnya.
Rotasi atau mutasi pimpinan dalam sebuah instansi merupakan hal yang biasa. Hal tersebut tentunya dengan tujuan dalam rangka penyegaran dan juga untuk peningkatan karir. Termasuk di SMP Negeri 1 Sumberpucung, pada hari Senin (11/07) kemarin bertempat di aula sekolah diselenggarakan acara pisah sambut kepala sekolah lama ke kepala sekolah yang baru.
Acara dalam pisah sambut tersebut dihadiri dari unsur rombongan SMP Negeri 1 Kromengan (asal kepala sekolah baru), Komite, Guru dan Karyawan SMAN 1 Demak sendiri serta kepala sekolah yang lama beserta ibu. Kegiatan dimulai pukul 09.00 hingga jam 12.30.
Bapak Sujoko Purnomo, S.Pd., M.Pd. Kepala Sekolah yang lama dalam sambutannya menyampaikan bahwa secara pribadi menyatakan permohonan maaf jika selama beliau memimpin masih banyak kekurangan dan kurang optimal. “Saya masuk dan ditempatkan di SMPN 1 Sumberpucung awal 2021 dan hanya berselang kurang lebih 1,5 tahun saya telah mengubah wajah Pelita menjadi wajah yang baru dan pembangunan yang masih belum selesai, saya harap kepala sekolah yang baru dapat melanjutkan program-program baru yang telah di gagas beserta melanjutkan pembangunan yang belum usai”
Adapun Kepala Sekolah yang baru, Suparianto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa beliau tidak akan bisa bekerja sendirian tanpa dukungan dan doa dari stakeholder SMP Negeri 1 Sumberpucung. Sinergitas antar komponen mutlak diperlukan dalam membangun sekolah SMAN 1 Demak.
“Dengan adanya Amanah ini, mari kita secara bersama-sama terus menerus untuk menjaga marwah dan mutu Pendidikan di SMPN 1 Sumberpucung ini, sebab sekolah yang beralamatkan jalan katonsari ini menjadi parameter di Kecamatan Sumberpucung Kab. Malang, untuk itu dukungan dari komite sekolah serta dari unsur yang lain wajib diperlukan.” Imbuh Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Kromengan tersebut.
