SUMBERPUCUNG — Sebanyak ratusan siswa kelas 8 dan kelas 9 SMPN 1 Sumberpucung mengikuti kegiatan Latihan Dasar Disiplin (LBB) dengan penuh semangat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Juli 2026 ini, menghadirkan para pelatih profesional langsung dari jajaran bapak-bapak Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pelatihan intensif ini dirancang khusus untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan para peserta didik baru dan siswa naik tingkat di awal tahun ajaran baru. Sejak hari pertama, suasana halaman sekolah tampak berbeda dengan derap langkah kaki dan aba-aba tegas dari para pelatih berseragam loreng.
Membentuk Karakter dan Mental Juang

Kepala SMPN 1 Sumberpucung menyampaikan bahwa kehadiran TNI sebagai pelatih merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, tanggung jawab, serta kedisiplinan sejak dini kepada para siswa.
“Pendidikan karakter tidak cukup hanya di dalam kelas. Melalui pelatihan fisik dan mental yang terarah bersama bapak-bapak tentara, kami berharap anak-anak memiliki ketahanan mental, kepedulian sosial, serta rasa cinta tanah air yang tinggi,” ujarnya.

Selama tiga hari, materi yang diberikan tidak hanya sebatas Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dasar, tetapi juga mencakup:
- Pelatihan kedisiplinan waktu dan ketertiban atribut sekolah.
- Pembentukan kerja sama tim (teamwork) melalui dinamika kelompok.
- Penanaman nilai-nilai bela negara dan wawasan kebangsaan.
- Pelatihan kepemimpinan dasar bagi siswa kelas 9 sebagai teladan di sekolah
Antusiasme Tinggi dari Peserta

Meskipun harus berlatih di bawah terik matahari dan mengikuti jadwal yang cukup padat, para siswa terlihat antusias dan bersemangat mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh para pelatih. Ketegasan para tentara yang diselingi dengan pendekatan humanis membuat suasana latihan tetap menyenangkan dan berkesan.
Salah satu siswa kelas 9 peserta LBB mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti kegiatan ini. “Awalnya memang melelahkan dan tegang karena dilatih langsung oleh tentara, tapi lama-kelamaan kami jadi mengerti arti penting disiplin, kekompakan, dan menghargai waktu,” tuturnya.

Dengan berakhirnya kegiatan pada 15 Juli 2026 ini, pihak sekolah berharap seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu kedisiplinan dan mental juang yang telah diperoleh selama tiga hari ke dalam kegiatan belajar sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
