MALANG — Dalam upaya meningkatkan kualitas mutu dan pengelolaan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), SMP Negeri 1 Sumberpucung melaksanakan kegiatan studi tiru ke MTsN 3 Malang. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Pengembang SSK SMP Negeri 1 Sumberpucung dengan tujuan untuk mengadopsi praktik baik (best practices) serta strategi implementasi pendidikan kependudukan yang telah sukses diterapkan di madrasah tersebut.

Bapak Lutfi Efendi, S.Pd selaku Pembina SSK SMP Negeri 1 Sumberpucung menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat integrasi nilai-nilai kependudukan ke dalam ekosistem sekolah.
”Melalui studi tiru ini, kami ingin belajar secara langsung mengenai pengelolaan, integrasi kurikulum, serta inovasi pojok kependudukan yang ada di MTsN 3 Malang. Harapannya, hasil dari kunjungan ini dapat diadaptasi dan dikembangkan secara optimal di SMP Negeri 1 Sumberpucung demi mencetak generasi yang berwawasan kependudukan sejak dini,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan dari SMP Negeri 1 Sumberpucung disambut hangat oleh pihak pimpinan dan pengelola SSK MTsN 3 Malang. Acara diisi dengan sesi sharing session, pemaparan program kerja, serta peninjauan langsung fasilitas pendukung seperti Pojok Kependudukan dan integrasi materi kependudukan ke dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
MTsN 3 Malang sendiri dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan yang sukses mengimplementasikan program SSK dengan berbagai prestasi dan inovasi kreatif dalam mengedukasi siswa mengenai isu-isu kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan berwawasan lingkungan.
Melalui sinergi dan kolaborasi antarlembaga pendidikan ini, SMP Negeri 1 Sumberpucung optimis dapat semakin memantapkan program Sekolah Siaga Kependudukan, sehingga peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan pemahaman yang komprehensif terkait dinamika kependudukan di masa depan.
